Dewan Temui Mahasiswa Pendemo Komersialisasi Pendidikan

MALANG - Anggota Dewan Kota Malang menemui mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Kota Malang di Jalan Tugu. Aksi demo mahasiswa ini bertemakan penolakan terhadap komersialisasi pendidikan di tanah air. Sebelum ditemui oleh Dewan Kota Malang suasana tegang sempat muncul ketika terjadi aksi dorong antara polisi dan sekitar 100 mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan DPRD Kota Malang. Demonstran yang menuntut penolakan terhadap komersialisasi pendidikan sempat menuduh ada oknum polisi yang melakukan pemukulan saat berlangsung aksi saling dorong. Ketegangan mereda setelah Kepala Bagian Operasi (KBO) Polres Malang Kota, Kompol Abdul Kholiq menenangkan para mahasiswa.

Para demonstran mulai kesal ketika polisi menghalangi mereka yang ingin bertemu dengan anggota dewan. Karena mereka ingin secara langsung menyampaikan aspirasinya kepada politisi yang mengaku sebagai wakil rakyat. "Kita sudah memperbolehkan 5 orang perwakilan mahasiswa untuk masuk ke kantor DPRD. Jadi tidak semua demonstran masuk menemui dewan,"ujar Abdul Kholiq.
Para mahasiswa melakukan demo untuk menunjukkan sikap dalam peringatan Hardiknas. Mereka berasal dari berbagai organisasi mahasiswa di antaranya, FMM, PMKRI, GMNI, SMART, KMB, IMM, Front UB, HMI UB, dan FORBAS. Mereka masih kecewa terhadap kondisi pendidikan tanah air yang dinilainya masih 'morat-marit'.
Mereka mengkritisi masih tingginya angka putus sekolah, pengangguran, dan mahalnya biaya pendidikan yang tidak sebanding dengan kualitas yang diberikan. Hal ini terjadi karena sistem pendidikan nasional masih berorientasi pada bisnis, bersfat diskriminatif, dan tidak pro rakyat.
Selain itu demonstran juga menunutut agar ditingkatkannya pengawasan terhadap BOS, penghapusan Ujian Nasional, harpus BHMN, pencabutan PP 66/2010, realisasi 20 persen APBN untuk pendidikan, dan penghapusan sistem kejar paket serta sekolah berstandar internasional.
Beberapa saat kemudian, 5 perwakilan mahasiswa yang masuk ke kantor dewan mendatangi rekan-rekannya. Mereka datang ditemani oleh wakil ketua DPRD Kota Malang, Ahmadi. Dewan menyetujui dan mendukung penuh perjuangan mahasiswa terhadap pembangunan pendidikan. "Kita tetap membuka pintu dan mempersilahkan siapa saja untuk menyampaikan aspirasinya kepada dewan,"janji Ahmadi.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...