Dewan Tinjau Rumah Hanyut Sungai Lahor

MALANG- Adanya musibah longsor di sungai Lahor akibat hujan memaksa anggota komisi D DPRD Kota Malang melakukan sidak ke lokasi kejadian, jalan Lahor RT 03/RW 04, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Ini dilakukan mengingat masih tingginya curah hujan di Kota Malang dan banyaknya rumah penduduk yang berdiri di pinggiran sungai. Setelah sidak, anggota dewan berjanji mengusahakan pengucuran dana taktis bencana kepada para korban.

Tim sidak yang dipimpin oleh Saiful Rusdi ini langsung meninjau langsung ke belakang rumah milik Pi'i, 81 tahun dan Isman, 65 tahun yang sebagin rumahnya runtuh tergerus longsor. Saiful menganggap bahwa musibah ini bisa terjadi karena kebanyakan struktur bangunan yang ada di di pinggiran sungai belum memenuhi syarat.
"Dan setelah tadi kita lihat di lokasi, material bangunan yang longsor hanya terdiri dari urukan pasir dan batu bata,"ujar saiful Rusdi. Karena itu lokasi di sekitar TKP juga masih berpotensi besar mengalami longsor susulan.
Kondisi inilah yang harus disikapi anggota dewan. Struktur bangunan harus dirombak sesuai standar yang aman untuk mencegak terjadinya rumah runtuh karena longsor. Untuk itu komisi D akan segera berkordinasi dengan dinas PU dan Bapeko untuk mendapatkan dana perbaikan.
Anggota tim sidak, Yulivieta, menambahkan dana itu nantinya akan diambilkan dari dana taktis bencana dimana Kota Malang telah menyediakan dana bantuan sebesar Rp 2 milyar. Dana ini terbagi dua, pertama adalah bantuan untuk pencegahan bencana, sedangkan kedua bantuan untuk penanggulangan bencana.
Dan untuk daerah aliran sungai Lahor ini akan diusahakan mendapat dua bagian tersebut. Bantuan penanggulangan bencana akan diberikan kepada 2 korban yang kemarin (4/5/2011) rumahnya runtuh. "Sedangkan bantuan pencegahan akan kita gunakan untuk membantu memperbaiki kondisi struktur bangunan di sepanjang S

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...