Komisi D Sidak SMKN 3 Malang

Sehubungan dengan adanya pengaduan ke Komisi D DPRD Kota Malang dari salah satu orang tua siswa mengenai pengutan Sumbangan Biaya Pengembangan Pendidikan (SBPP) di SMK Negeri 3 Kota Malang sebesar Rp 5 juta, para wakil rakyat ini menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah yang ada di Jalan Surabaya itu.

Menurut Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Christea Frisdiantrara, pihak sekolah tidak boleh melakukan pungutan apapun kepada calon siswanya, jika Peraturan Walikota (Perwal) yang mengatur mengenai hal itu belum keluar.”Bagi sekolah yang mengadakan pungutan SBPP sebelum Perwal itu disahkan maka pihak sekolah dianggap menyalahi aturan atau prosedur. Oleh sebab itu, kami dari Komisi D terus menghimbau semua itu kepada sekolah-sekolah,” ujarnya.
Untuk yang di SMKN 3 Kota Malang ini, kata Christea tidak demikian, tapi pihak pihak sekolah hanya mengedarkan formulir yang di dalamnya memang tercantum besaran SBPP sebesar Rp 5 juta. “Meskipun demikian, pihak sekolah belum memungut biaya itu kepada calon siswanya. Terlepas dari itu, seharusnya pihak sekolah tidak boleh mengedarkan formulir itu, karena perwal yang mengatur besaran SBPP saat itu belum keluar, sehingga menimbulkan rasa keberatan sebagian wali murid,” imbuhnya.
Hal tersebut tidak dipungkiri oleh Kepala SMKN 3 Kota Malang, Aksihari sesaat setelah mengadakan dialog dengan para wakil rakyat itu. ”Sejak hari Senin (6/5) lalu di sekolah kami memang sudah membuka pendaftaran siswa baru jalur mandiri, dan pihak sekolah juga menyebarkan formulir kepada calon siswa, termasuk mengenai besaran SBPP itu. Rp 5 Juta itu berdasarkan acuan tahun 2010, karena Perwal belum keluar saat kami menyebarkan formulir itu,” ujar perempuan berjilbab itu.
Lebih lanjut Aksihari mengatakan, bahwa pihak sekolah hingga Selasa (7/6) tidak melakukan pungutan apapun dan calon siswa hanya mengisi formulir pendaftaran serta untuk mengetahui kesungguhan para orangtuanya. “Karena Perwal No. 27 Tahun 2011 tentang Besaran SBPP baru saya terima tadi pagi, yang menyatakan besaran SBPP sebesar Rp 3 juta maka kami mengikuti aturan itu, dan pihak sekolah akan mensosialisasikannya kepada calon siswa serta para orang tua,” sambungnya.
“Begitu juga dengan penerimaaan siswa baru, pihak sekolah masih menunggu petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Kota Malang. Sedangkan pagu untuk SMKN 3 sebanyak 550 siswa dan jumlah itu berasal dari pendaftaran jalur mandiri sebanyak 440 dan 110 dari online,” pungkas Aksihari.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...