Penggunaan Dana Hibah Di Kecamatan Lowokwaru Maksimal

Penyerapan/penggunaan dana hibah tahun 2011 di wilayah Kecamatan Lowokwaru sudah terealisasi dengan baik. Dari 12 kelurahan yang ada di Kecamatan Lowokwaru, masing-masing kelurahan rata-rata mendapat alokasi sebesar Rp 25 juta. Anggaran itu untuk perbaikan dan pembangunan fisik serta non fisik yang ada di kelurahan masing-masing.Hal itu disampaikan oleh camat Lowokwaru, Kusnadi. Menurutnya, diantara 12 kelurahan itu, Kelurahan Mojolangu mendapat alokasi sebesar Rp 125 juta dan Kelurahan Dinoyo sekitar Rp 100 juta. Selain untuk pembangunan fisik, dana hibah itu juga dipergunakan untuk pelatihan-pelatihan serta kader lingkungan,” ujarnya.
Kusnadi menambahkan, agar kinerja kader lingkungan ini lebih optimal maka perlu dialokasikan juga mengenai pendanaannya. “Selain itu, kota Malang saat ini sedang gencar-gencarnya membentuk dan memberdayakan kader lingkungan yang ada di setiap kelurahan. Meski beberapa waktu lalu Piala Adipura Kencana tidak bisa diraih oleh Kota Malang, program penghijauan dan kebersihan terus digalakkan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Kusnadi mengatakan, mudah-mudahan tahun 2012 Kota Malang bisa meraih penghargaan di bidang kebersihan itu lagi. “Untuk meraih hal itu tentunya tidak mudah, karena kebersihan ini tanggung jawab kita bersama sebagai warga Kota Malang. Persiapan untuk bisa meraih penghargaan itu pada tahun mendatang akan lebih baik jika dilakukan mulai saat ini,” sambungnya.
“Untuk pengajuan dana hibah selanjutnya, kami sudah melakukan berbagai persiapan, di antaranya yaitu pembuatan dan pengajuan proposal maupun kebutuhan persyaratan administratif lainnya sudah kita lakukan. ”Mudah-mudahan dalam minggu ini semua bisa terselesaikan dan dana hibah itu bisa segera turun/cair,” pungkas Kusnadi.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...