Seminar, Bagaimana Merangsang Mahasiswa Menjadi Pengusaha

Memacu masyarakat di Kota Malang untuk bisa menjadi seorang pengusaha di bidang Information Technology (IT), Komunitas Station Malang terus membuat berbagai inovasi. Salah satunya dengan mengelar workshop tentang prospek menjadi entrepreneur IT, di Gedung Inbis Unibraw.

Dengan mendatangkan pengusaha sukses di bidang IT, Bullit Sesariza dan Partono Rudiarto (perwakilan INAICTA), para peserta yang terdiri dari mahasiswa dan para pengusaha, sejak workshop dibuka hingga berakhir tampak antusias.
Bullit mengungkapkan saat ini pengusaha yang ada di Indonesia jumlahnya masih 1 % dibanding jumlah penduduk. Padahal, idealnya sebuah negara memiliki 10 % ke atas jumlah pengusaha, agar negara bisa maju.
“Terkait sukses saya hingga bisa mendirikan PT Logika Interaktif yang empat tahun terakhir konsen dalam bidang pembuatan games, awalnya dari hobi,” jelas Bullit.
Dari hobi itu, didukung pengalaman kerja selama 10 tahun di pabrik Playstation, akhirnya pada tahun 2007 tertarik untuk mandiri dengan membuat usaha. Bersama tiga teman yang memiliki visi sama, akhirnya dikembangkanlah usaha pembuatan games kreatif yang saat ini sudah punya pasar di Indonesia, maupun pasar internasional.
Sebagai pengusaha, Bullit mengakui untuk bisa sukses seperti sekarang tidaklah semudah membalik telapak tangan. Pernah juga dia gagal, namun kegagalan itu tidak pernah membuatnya menyerah. Tetapi justru menjadi perangsang untuk bangkit.
“Pengusaha sepuluh kali gagal, harus langsung 11 kali bangkit agar bisa berhasil,” ujar Bullit.
Beda dengan Bullit yang banyak bercerita liku-liku menjadi pengusaha, Partono Rudiarto banyak menjelaskan secara gamblang tentang INAICTA (Indonesia Information and Communication Technology Award), yaitu ajang penganugrahan kreativitas anak negeri yang berkaitan dengan IT. Agar kelak karya-karya itu bisa menjadi tulang punggung IT nasional dan bisa bersaing di tingkat internasional. ”INAICTA adalah jembatan emas untuk bisa meraih sukses. Untuk bisa ikut, modalnya cukup dengan kreativitas,” ujar Didik, panggilan akrabnya.
Ketua Station Malang, Amar Alpabet mengatakan sengaja menggelar worshop ini untuk memunculkan wirausahawan di bidang IT di Kota Malang. Workshop dengan mengundang para pakar ini sudah tiga kali ini digelar, mulai dari Maret lalu, Mei, dan sekarang.
“Pasar untuk menjadi pengusaha IT di Malang dan Indonesia masih sangat terbuka lebar, dengan menggelar workshop ini dengan gratis kami berharap bisa semakin merangsang minat kawula muda di Malang untuk berbondong-bondong menjadi pengusaha IT,” ujar Amar.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...