Siswa Tak Mampu Bebas Biaya SBPP

Masih banyak orang ketakutan masuk Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) gara-gara pandangan mahal sudah terlanjur melekat. Padahal, pandangan tersebut tidaklah sepenuhnya benar. Hal ini dibuktikan SMPN 5 Kota Malang dengan memberikan banyak keringanan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Tercatat, hingga penutupan daftar ulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Selasa (27/6) kemarin sudah ada 87 pemohon keringanan yang dikabulkan. Bentuk keringanan tersebut beragam, mulai dari yang hanya mampu membayar Rp 2 juta atau Rp 1 juta. Bahkan ada tiga siswa yang mendapatkan pembebasan SBPP 100 persen.
Diungkapkan oleh Kepala SMPN 5 Malang, RV Sudharmanto, ketiga peserta tersebut diketahui dari hasil pro aktif sekolah yang menelphon dan mendatangi rumah peserta yang tak mau daftar ulang. “Mereka tidak mau datang melakukan daftar ulang karena takut. Ternyata setelah kita home visit memang keadaannya sangat memprihatinkan,” ungkapnya.
Salah satu dari penerima pembebasan tersebut adalah, Anas Agung Z. Orang tuanya, Siti Zahro mengaku takut mengangkat telepon dari sekolah karena tidak mampu membayar SBPP sebesar Rp 5 juta. “Anak saya memang masuk di sini karena NUN nya mencapai 28,60. Tapi kami shock ketika melihat selebaran tentang biayanya yang mencapai Rp 5 juta,” ucapnya.
Istri seorang tukang batu ini juga sebenarnya sudah ingin mundur dari SMPN 5 walaupun anaknya sangat ingin masuk. “Saya Cuma punya uang Rp 1 juta, ini mungkin hanya cukup untuk membiayai seragam saja,” imbuhnya.
Setelah bertemu dengan kepala sekolah, ketakutan tersebut kini sudah tidak ada lagi. Anaknya sudah diperbolehkan masuk ke SMPN 5 walau hanya sanggup membayar seragam, sebab biaya SBPP telah dibebaskan 100 persen. “Kami membebaskan SBPP dan biaya SPP bulan Juli. Hal ini kami lakukan agar siswa dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengenyam pendidikan,” ucap Sudharmanto.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...