Suporter Demo Perbaikan Sepak Bola Indonesia

MALANG- Ratusan Aremania dan beberapa utusan suporter sepakbola tanah air mengadakan aksi damai di depan kantor DPRD  Kota Malang. Mereka menuntut segera dilakukannya perbaikan dan perubahan di tubuh PSSI. Selain itu mereka tetap konsisten mendukung PSSI, siapapun nanti yang akan terpilih menjadi ketuanya.
 Salah satu tokoh suporter Arema, Ponidi alias Tembel, mengatakan demonstrasi yang dilakukan Aremania kali ini merupakan aksi damai menuntut segera diselesaikannya permasalahan yang kini menjangkit di tubuh PSSI.
"Karena bagaimanapun kondisinya, PS.Arema bagian dari tubuh PSSI. Jadi apa yang terjadi di PSSI akan berpengaruh juga ke PS Arema. Dan kita tidak ingin itu terjadi,"ujar Tembel. Dan sikap yang sama juga dikeluarkan suporter klub lain yang juga datang ke Kota Malang. Antara lain, supoter Persela, Jakmania, Persita, Semen Padang, dan Persewangi Banyuwangi.
Terkait masalah pemilihan ketua umum PSSI yang sekarang marak, para suporter menyatakan tidak mempermasalahkan siapapun yang bakal terpilih menjadi ketua. Yang penting apa yang dilakukan Komisi Normalisasi (KN) dan Komisi Banding (KB) tidak bertentangan dengan kebijakan Fifa. Karena PSSI juga merupakan anggota dari Fifa sebagai organisasi sepakbola dunia. Para suporter menegaskan hal ini karena mereka ingin mendengar lagi Indonesia Raya kembali terdengar di persepakbolaan dunia.
 Ditambahkan Kordinator Wilayah (korwil) Aremania Krebet, Budi, bahwa Komisi Banding harus mampu mempertanggungjawabkan keputusan yang telah diambilnya. Sebagai komisi yang juga bertugas memperbaiki kondisi persepakbolaan tanah air, KB telah meloloskan dua calon ketua umum, George Toisuta dan Arifin Panigoro, yang sebelumnya dinyatakan gagal dalam seleksi. Keduanya gagal setelah Fifa tidak menerima kedua nama tersebut untuk ikut dalam pemilihan ketua umum.
 "Jangan sampai akibat keputusan komisi banding ini, PSSI justru mendapat sangsi dari Fifa. Dan jika itu sampai terjadi maka yang bersangkutan harus mampu bertanggungjawab menyelamatkan persepakbolaan tanah air,"ujar Budi.
 Ia menambahkan bahwa kondisi PSSI yang carut-marut juga terjadi di tubuh PS.Arema. Dalam beberapa bulan terakhir, Arema terus diguncang dengan isu krisis finansial dan manajemen. Sebagai Aremania, Budi tidak mempermasalahkan adanya pergantian Direktur Arema, Siti Nurjanah yang akan diganti Rendra Kresna. Bahkan ia menilai sosok Rendra diharapkan bisa membawa Arema ke kondisi lebih baik. Artinya, Arema akan ditangani oleh sebuah manajemen yang bersih dan memiliki tranparansi pengelolaan.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...