Traffic Light dan Pengaturan Jalur Untuk Uraikan Kemacetan

Salah satu cara untuk mengurangi terjadinya tingkat kecelakaan lalu lintas dan kemacetan adalah dipasangnya traffic light di beberapa titik kemacetan. Seperti halnya di pertigaan Jalan Panglima Sudirman yang berhadapan dengan Jalan Dr. Cipto Kota Malang. Namun, pemasangan traffic light di jalan tersebut disinyalir banyak pihak justru semakin menambah kemacetan, terutama para pengemudi angkutan kota.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, M. Yusuf justru mengatakan sebaliknya. Menurutnya, dipasangnya traffic light di lokasi itu justru untuk mengurangi tingkat kemacetan.”Bagi yang keberatan atau kurang setuju dengan dipasangnya traffic light itu, kami dari Dishub membuka pintu untuk berkomunikasi dan berkoordinasi, dan kami akan memberikan penjelasan,” ujar mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Malang.

Yusuf menambahkan, bahwa saat ini traffic light itu masih belum difungsikan dan untuk sementara masih ada petugas supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas) di pertigaan itu agar kemacetan lalu lintas kendaraan bisa teratasi. Namun, kata Yusuf, jika traffic light sudah berfungsi, tidak perlu lagi ada petugas supeltas. “Di pertigaan jalan Panglima Sudirman itu sering terjadi kemacetan, oleh sebab itulah kami memasang traffic light,” sambungnya.
Lebih lanjut Yusuf memaparkan, selain pemasangan traffic light di beberapa titik yang rawan kemacetan, Dishub juga akan mengadakan pengaturan jalur lalu lintas. “Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama dari kepolisian untuk pengaturan jalur ini, terutama jalur angkutan kota,” imbuhnya.
“Pengaturan jalur ini kami fokuskan di beberapa jalan yang banyak dan padat dilalui angkutan kota, untuk dikurangi jumlahnya agar semua jalur bisa dilewati angkutan kota. Terkait hal tersebut, masih banyak jalur yang minim dan bahkan tidak dilewati angkutan kota tapi justru berpotensi tinggi bagi angkutan kota untuk memperoleh penumpang di jalur tersebut. Intinya adalah, yang padat kita kurangi, yang minim kita tambah dan yang tidak dilewati angkutan kota, bisa dilewati,” pungkas Yusuf.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...