Ujir Kir Disarankan Dibangun Di Malang Timur

Setelah melalui hearing dengan Komisi C DPRD Kota Malang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang disarankan untuk membangun tempat uji kir di Arjowinangun. Dewan melihat pemakaian bekas Pasar Gadang sebagai tempat Uji Kir kurang representatif.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, M. Yusuf mengakui dewan menyarankan agar pembangunan tempat uji kir tidak dilakukan di bekas Pasar Gadang tetapi di Arjowinangun. Menurut dewan dengan luas lahan bekas Terminal Gadang yang hanya 1,5 hektar, saat tempat Uji Kir nanti berkembang maka harus pindah lagi.
“Pertimbangan pembangunan tempat uji kir di lahan bekas Terminal Gadang karena kalau dibangun di tempat tersebut tidak perlu banyak merubah lagi. Hanya membutuhkan 60 % bangunan saja, sedangkan lahannya sudah siap digunakan,” jelas Yusuf.
Hal ini berbeda dengan jika pembangunan tempat uji kir ditempatkan di Arjowinangun, meski sudah tersedia lahan seluas 5 hektar. Namun sarana dan prasarana yang ada, seperti akses jalan hingga bangunan tempat uji kir semuanya harus membangun mulai dari nol. “Atas masukan dewan ini tentu akan segera kami laporkan ke walikota, hasilnya apa, ditunggu saja nanti,” ujar Yusuf.
Untuk dana pembagunan tempat uji kir sendiri, menurut Yusuf, kalau di bekas Pasar Gadang diperkirakan membutuhkan dana Rp 15 M. Sementara itu kalau tempat uji kir itu dibangun di Arjowinangun, dia masih belum menghitung, sebab sejauh ini belum melakukan survei.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Saiful Rusdi mengakui menyarankan membangun tempat uji kir di Arjowinangun sudah dipertimbangkan secara matang. Sebab kalau tempat uji kir dibangun di lokasi bekas Pasar Gadang kedepannya bisa menimbulkan kemacetan lalu lintas.
“Meski memakai sistem komputerisasi, dengan masuknya 120 kendaraan sehari, jelas menimbulkan kemacetan yang luar biasa di jalur ke Gadang,” ujar Saiful.
Dengan pertimbangan itu, karena tempat uji kir merupakan aset Pemkot Malang, ya seharusnya dibangun di tempat representatif di Arjowinangun. Jika dibangun di bekas pasar Gadang maka sebentar saja dibangun maka dikhawatirkan harus segera dipindah lagi karena tempatnya yang kurang pas.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...