Operasi Gratis Untuk Penderita Katarak

Sebanyak 100 warga Malang penderita katarak yang nyaris buta mulai bisa bernapas lega. Mereka bisa mengikuti operasi katarak gratis yang dilaksanakan di Klinik Mata Malang, jalan dr.Cipto. Operasi gratis ini dilakukan untuk memperingati hari ulang tahun PT. Sidomuncul, sebuah perusahaan yang memproduksi jamu dan farmasi. Perusahaan ini menargetkan bisa mengoperasi 5000 penderita katarak di Indonesia selama tahun 2011.

Untuk bisa menyelenggarakan acara ini, panitia juga merangkul beberapa organisasi kemasyarakatan. Di antaranya, Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), Gerakan Mata Hati, Palang Merah Indonesia (PMI), SAR Trenggana, dan Klinik Mata Malang sebagai tempat penyelenggara."Kita merangkul banyak pihak karena biaya operasi katarak tidak sedikit. Setiap operasi membutuhkan biaya sekitar Rp 7,5 juta.,"ujar Direktur Utama Klinik Mata Malang, dr. Ma'zum Effendi, SpM.
Namun ia memastikan bahwa biaya operasi katarak di Kota Malang masih jauh lebih murah di banding di negara lain. Misalnya, di Singapura biaya operasi katarak mencapai Rp 30 juta. Bahkan di Australia, biaya operasi katarak jauh lebih besar daripada biaya perjalanan Australia-Indonesia. Karena itu ada warga Australia yang rela pergi ke Kota Malang untuk bisa mendapatkan operasi katarak dengan biaya murah.
Adapun untuk di Indonesia sendiri jumlah penderita katarak yang beresiko kebutaan mencapai 2.000.000 orang. Jumlah ini akan meningkat 240.000 orang per tahunnya. Karena itupula pihak Sidomuncul berinisiatif untuk memberikan operasi katarak gratis bagi 5000 penderita kurang mampu di Indonesia. Dan 100 penderita di antaranya adalah warga Malang yang saat ini sudah terdaftar sebagai penerima bantuan operasi gratis. "Setelah di Malang kita juga akan melaksanakan acara amal yang sama di 74 Kota/ kabupaten yang ada di Indonesia,"ujar salah satu pimpinan PT Sidomuncul, Rico.
Ditambahkan oleh ketua Perdami Pusat, Prof.Dr.Nila F.Moeloek, SpM bahwa katarak memang penyakit yang tidak bisa dihindari terutama oleh para lanjut usia. Gangguan penglihatan yang bisa menyebabkan kebutaan diakibatkan sudah buruknya kondisi lensa mata akibat termakan usia. "Ya seperti uban pada rambut, siapapun tidak bisa mencegah terjadinya katarak,"jelas Nila.
Dalam dalam proses operasi katarak kali ini akan dilakukan dengan metode dan alat paling canggih yang ada saat ini. Yaitu, metode penghancuran dan penyedotan. Untuk itu diperlukan alat khusus yang harganya juga tidak murah yakni Rp 1 milyar per alatnya. Adapun mikroskor yang digunakan untuk operasi juga berharga Rp 1,2 milyar. dan dengan metode ini maka operasi katarak bisa dilakukan dalam waktu 15 menit saja. Berbeda dengan cara konvensional yang membutuhkan waktu hingga 1 jam. Makanya dengan adanya acara ini merupakan kesempatan emas bagi masyarakat miskin penderita katarak untuk bisa melohat indahnya dunia.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...