RSBI Cukup Satu Saja

Parlemen News - Sebagaimana diketahui, sebagai kota pendidikan, di kota Malang banyak sekali Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Terkait hal tersebut, Komisi D DPRD Kota Malang menilai banyaknya RSBI itu tidak berpengaruh signifikan pada kualitas pendidikan di Kota Malang.
Seperti halnya yang disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Christea Frisdiantara, seharusnya di Kota Malang RSBI untuk tingkat SD, SMP, dan SMA tidak perlu terlalu banyak dan hanya perlu satu sekolah saja untuk setiap jenjang sekolah. “Kalau RSBI dikurangi, nantinya tidak terlalu memberatkan masyarakat dan biaya APBD,” kata Christea.

Christea menambahkan, satu sekolah yang menjadi RSBI harus menggunakan kurikulum internasional dan lulusannya bisa langsung diterima di instansi pendidikan luar negeri. “Selama ini, RSBI di Kota Malang ternyata masih belum menggunakan kurikulum internasional dan hanya sebatas sekolah dengan menggunakan bahasa bilingual saja,” katanya.
Sedangkan lulusan RSBI itu sendiri, terang Christea masih belum terjamin kualitasnya untuk bisa langsung diterima di sekolah luar negeri. “Buktinya siswa lulusan RSBI yang ingin sekolah di luar negeri juga tetap harus mengikuti tes dan belum tentu juga lolos dalam tes itu. Sehingga, untuk apa masyarakat mengeluarkan uang banyak untuk RSBI,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, Komisi D akan melakukan pembicaraan dengan Dinas Pendidikan, komite sekolah, dan dewan pendidikan untuk merumuskan sistem pendidikan yang baik di Kota Malang.”Semua itu untuk kebaikan bersama dan juga untuk meningkatkan mutu pendidikan kita, khususnya di kota Malang,” pungkas politisi Partai Demokrat itu.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...