Tidak Perlu Nakal Dulu Untuk Jadi Dewasa

Pengalaman adalah guru terbaik. Bahkan kedelai yang tolol pun takkan terantuk batu yang sama, begitu kata pepatah. Orang jadi bijak karena pengalamannnya.Jadi arif, faham sebelum ada yang ngajari. Pengalaman adalah pelajaran yang baik bila alam tak ambang jadi guru. Tidaklah mengherankan bila penyair Chairil Anwar berseru. ''Tembus jelajah bumi, lantas balikan!'' Namun mengalami dan mengalami berbeda-beda. Sering seorang bernama Sumi bertanya-tanya. ''Kenapa Rini selalu saja berganti-ganti pacar? Apa benar makin banyak pacar, makin banyak pengalaman, dan makin matang pengalaman kita?'' begitu tanya Sumi kepada Budi. Sekalipun Budi juga kawatir ia akan digilir oleh Sumi, ia berkata,''Ya. Pengalaman itu penting. Tapi tidak setiap orang mampu memperkaya batinnya dengan pengalaman. Tidak setiap peristiwa yang kita jalani jadi pengalaman.'' Sumi menganggumi Budi karena ia jujur. Maklum, Budi sudah setengah tua dan ia banyak pengalaman.
Inilah yang dipikirkan Tuan dan Nyonya Boy ketika putri mereka, Kati  minta ijin untuk  hiking, climbing, rafting dan lain lain kegiatannya. ''Untuk apa? Tidak. Tidak boleh;'' ujar Tuan dan Nyonya Boy. Tentu saja putri mereka membantah, ''Ukuran manusia bukan pada produktivitasnya yang kelihatan saja Mom.'' bantahnya.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...