Pengadaan Rumah dan Tanah Ketua Dewan Batal

Parlemen News  - DPRD Kota Malang mempunyai rencana pengadaan tanah dan rumah untuk ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Anggaran pengadaan itu tertuang di APBD Kota Malang tahun 2011 sebesar Rp. 2 miliar 770 juta. Namun rencana itu dibatalkan.
Anggota Komisi B bidang Keuangan DPRD Kota Malang, Bambang Triyoso mengatakan, pengadaan tanah dan rumah tersebut dihapuskan, karena masih belum ditemukan lokasi yang strategis yang layak digunakan sebagai rumah dinas Ketua DPRD Kota Malang.

“Awalnya, pengadaan tersebut akan dibangun di kawasan Sulfat, tetapi kami beranggapan lokasi yang strategis seharusnya di kawasan Jalan Ijen.
“Dengan dibatalkannya pengadaan itu, maka anggaran yang tersedia dialihkan ke pos anggaran program lainnya,” tutur politisi PKS tersebut.
Pengalihan dana tersebut diantaranya untuk menambah anggaran E-KTP, menambah anggaran BOSDA, untuk memfasilitasi program PNPM, untuk menambah dana bantuan sosial, perekrutan CPNS 2011, serta pengadaan tanah untuk pembuatan sekolah terpadu.
Jadi, kata Bambang, untuk saat ini ketua DPRD Kota Malang tetap akan menempati rumah dinas lama yang ada di Jalan Panji Suroso. ”Jika suatu saat pengadaan tanah dan rumah itu dibutuhkan, maka kami akan segera berkoordinasi lagi mengenai hal itu,” pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...