Tanggapan Walikota Soal Raperda Dari Dewan

Parlemen News - Setelah penyampaian padangan oleh fraksi yang ada di DPRD Kota Malang soal 6 raperda, kini giliran Walikota Malang menyampaikan tanggapannya. Penyampaian tanggapan Walikota Malang itu dilakukan pada rapat paripurna yang digelar di ruang rapat DPRD Kota Malang.  Walikota Malang, Drs. Peni Suparto, M.AP menanggapi beberapa pendapat fraksi, di antaranya mengenai kelengkapan ranperda mengenai pendapat dari kalangan akademisi yang harus dilampirkan.
Dari 6 ranperda yang banyak mendapat tanggapan dari fraksi-fraksi DPRD yaitu mengenai Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) Malang tengah. Beberapa fraksi menanggapi ranperda itu, dan mempertanyakan kenapa hanya di Kota Malang tengah. Terkait hal itu, Walikota Malang pada rapat paripurna menanggapi pendapat fraksi itu mengatakan jika  hingga saat ini yang sudah dibahas RDTRK-nya hanya Malang tengah.

Pria yang akarab disapa Inep itu menambahkan, selain Malang tengah untuk RDTRK selanjutnya akan dibahas pada tahun 2012 hingga 2030 mendatang. “Karena saat ini yang sudah dibahas hanya Malang tengah, maka untuk wilayah Kota Malang yang lain akan segera menyusul. Jadi pihak Pemkot tidak hanya fokus kepada Malang tengah saja,” ujarnya.
Ranperda lain yang juga banyak mendapat tanggapan yaitu mengenai penyertaan modal kepada PT Bank Jatim. Sehubungan dengan ranperda itu, Walikota Malang mengatakan, jika penyertaan modal kepada PT Bank Jatim merupakan kewajiban setiap kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur agar bisa menambah pendapatan melalui pembagian deviden.
Beberapa fraksi, dan bahkan semua fraksi yang ada di DPRD  Kota Malang juga menanggapi mengenai ranperda dana cadangan Pemilihan Kepala Daerah/ Walikota Malang tahun 2013 mendatang yang mencapai Rp 15 miliar. Pada rapat paripurna itu, Walikota Malang menyampaikan jika anggaran itu tidak hanya untuk biaya pemilihan kepala daerah tapi juga untuk biaya-biaya penunjang lainnya.
“Banyak agenda atau kegiatan terkait pemilihan kepala daerah tersebut. Namun, saat pemilihan kepala daerah nanti, Pemkot Malang akan melakukan penghematan dan menggunakan anggaran itu seefisien mungkin. Dana itu akan dianggarkan pada tahun 2012 dan jika ada kekurangan akan dialokasikan tahun 2013,” jelas Inep.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...