Arief Wahyudi, Penggagas Penggiat Sosial Kampung Untuk Turut Membangun Kota Malang


Siapa tidak mengenal sosok Arief Wahyudi SH, politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa dari Kecamatan Klojen ini, hampir sebagian besar pemuda Klojen mengenal sosok berkumis ini. Arief Wahyudi SH yang memulai kariernya di gedung DPRD Kota Malang periode 2004-hingga sekarang ini dikenal cukup merakyat. Salah satu yang dilakukan adalah menjadi aspirasi penggiat sosial kampung untuk turut dalam membangun Kota Malang.
Berikut wawancara Malang News dengan Arief Wahyudi SH :



Langkah kongkrit apa saja yang dilakukan sam Arief selama menjadi anggota dewan :
    - Dengan basik aktif didalam organisasi sosial kemasyarakatan ,pada awal diberi amanah sebagai wakil rakyat (2004) ide yang saya lontarkan adalah    bagaimana masyarakat diberi akses lebih didalam perencanaan, pelaksanaan maupun kontrol atas pembangunan di Kota Malang. Disamping itu perhatian Pemerintah terhadap organisasi sosial kemasyarakatan (RT dan RW) yang mempunyai tugas membantu Pemerintah dalam pembangunan wilayah harus mendapatkan perhatian Pemerintah. Dari ide dasar tersebut yang saya perjuangkan bersama seluruh anggota Dewan, maka kisaran tahun 2005 - 2006 munculah perhatian pemerintah terhadap pegiat sosial kampung dalam bentuk insentif bagi ketua RT dan Ketua RW,Insentif untuk Guru agama non formal yang selama kurun waktu sebelumnya tidak ada. 
Disamping itu perhatian terhadap ketrampilan pengurus RT dan RW didalam menyusun rencana pembangunan di wilayahnya masing masing juga bisa direncanakan melalui APBD dalam bentuk pelatihan pelatihan oleh SKPD terkait. Yang cukup menggembirakan adanya dana hibah pemerintah daerah kepada masyarakat langsung melalui LPMK yang hingga saat ini lebih dikenal dengan sebutan dana Block Grand. 
Dana hibah kepada masyarakat tsb dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang awalnya hanya 75 juta per tahun per kelurahan ,saat ini mencapai 500 juta per kelurahan per tahun.    
    - Pada masa bakti 2009 - 2014 partai memerintahkan saya untuk duduk di komisi A,komisi yang membidangi pemerintahan. Dan saya oleh anggota komisi A dipercaya sebagai ketua komisi. Disamping sebagai ketua komisi A ,saya juga ditugaskan sebagai anggota Badan Anggaran. Pada tahun 2011 saya mengajukan permohonan kepada Partai untuk pindah dari badan anggaran ke badan legislasi. 

''Pemikiran dasar yang melandasi permohonan saya tersebut, karena saya melihat fungsi utama dan terukur dari Dewan adalah membuat peraturan perundang-undangan dalam hal ini Perda. Ternyata oleh Partai permohonan saya dikabulkan dan tidak pindah akan tetapi ditambah tugas disamping sebagai anggota badan anggaran juga sebagai anggota badan legislasi,'' ungkap Arief Wahyudi.
Di badan legislasi inilah basik ke ilmuan formal maupun pengalaman sebagai drafter perundang-undangan yang saya  miliki  saya optimalkan.  Alhamdulillaah dengan kebersamaan tekad dan semangat seluruh anggota baleg banyak bermunculan perda perda inisiatip dewan yang dimotori oleh baleg. Sudah bukan menjadi rahasia umum di kota Malang ,komisi A merupakan komisi jujugan masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya. Aspirasi yang masuk beragam jenisnya. Mulai dari perijinan,penggusuran lahan oleh pihak swasta,dugaan korupsi,masalah PKL,pembangunan pasar oleh investor dan lain-lain.
Aspirasi masyarakat sering kami lakukan perjuangannya dengan menggandeng komisi yang lain (lintas komisi). Yang terbaru yang ditangani oleh komisi A adalah rencana salah satu perusahaan taxi nasional yang akan berinvestasi di Kota Malang yang ditolak oleh para sopir taxi maupun pengusaha taxi lokal. Kami menyadari bahwa dengan masuknya perusahaan taxi bertaraf nasional akan menggerus setidaknya mengurangi penghasilan supir taxi maupun pengusaha taxi lokal. 

Solusi yang ditawarkan oleh komisi A yang juga diperhatikan oleh Walikota adalah. Peningkatan pelayanan taxi lokal kepada konsumen harus ditingkatkan termasuk peremajaan dan perawatan taxi oleh pengusaha harus dioptimalkan sebelum kita menerima permohonan pengusaha taxi Nasional. Apabila taxi lokal mampu memberikan pelayanan prima kpd masyarakat Kota Malang maka kota Malang tdk perlu menambah armada taxi baru dari luar kota,karena hasil kajian komisi A jumlah taxi di Kota Malang saat ini masih mampu mengcover kebutuhan angkutan taxi di Kota Malang.   

Kesan kesan atau suka duka selama menjadi anggota dewan :
Kebersamaan antar anggota Dewan  di Kota Malang mempunyai makna tersendiri bagi saya. walaupun DPRD merupakan lembaga politik, akan tetapi tidak ada rasa permusuhan diantara kami yang berbeda partai. Musyawarah selalu kami lakukan untuk mengambil suatu keputusan, walaupun terkadang tidak mencapai kesepakatan tapi semua dapat dilalui dengan penuh kekeluargaan. Bagi saya tidak ada kata duka ketika kita mengetahui dan faham atas apa yang kita lakukan didalam menjalankan tugas. Sehingga selama 10 tahun menjadi anggota DPRD Kota Malang saya selalu enjoy didalam menjalankan tugas.

Pesan untuk warga Kota Malang :  
Saya berharap kepada seluruh Masyarakat untuk tetap aktif menyalurkan aspirasinya melalui Perwakilannya yang ada di Gedung DPRD Kota Malang. Serta saya meminta untuk terus melakukan kontrol dan suport  atas kinerja DPRD.

Profil Lengkap Arief Wahyudi SH


Nama :  Arief Wahyudi,SH 
Alamat : Jl. Bareng Tenes IVa-615 Malang
nomor kontak/hp : 081334744009

Tanggal lahir : Malang, 4 Mei 1960
nama suami/istri : Retno Andayani
nama anak :
1. Reni Dyah Rahmawati
2. Rendi Busar Ardiansyah
3.Rendya Ayu Vinanda
4. Rea Ibrahim Raditya
5. Reksa Ligar Abdillah
 
Pengalaman organisasi baik di partai dan organisasi lain :
-  Ketua RW 02 Kelurahan Bareng - Kec Klojen - Kota Malang (masih aktif) 
-  Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) PEKA Kelurahan Bareng  1999 - 2005 ( dua periode )
- Ketua Tanfidziyah MWC NU Klojen (masih aktif)
- Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kota Malang 1999 - 2006 (dua periode) juga pernah sebagai wakil sekretaris DPC PKB Kota Malang dan        beberapa jabatan lain di PKB
- Di PKB saat ini sebagai Jajaran Mustasyar (Dewan Penasehat DPC PKB Kota Malang)
- Penasehat /  pelindung pada beberapa ormas
Pengalaman bekerja :
- sebelum menjadi anggota dewan, bekerja pada kantor notaris & PPAT di Malang yang dimulai sebagai controler / checker akta ,drafter,sampai setingkat asisten (Th 1987 s/d 1999)
- Bekerja pada perusahaan real estate di Malang (1999 s/d 2003)
- 2004 s/d 2009 sebagai wakil ketua DPRD Kota Malang
- 2009 s/d 2014 sebagai Ketua Komisi A DPRD Kota Malang  

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...