Bambang Triyoso, Ruang Hijau Kota Malang Masih Bisa Bertambah Lagi




Beluma lama pemerintah Kota Malang sedang membangun dua taman yang ada di sekitaran Stasiun Kota Baru Kota Malang, ha ini menurut Bambang Triyoso, SE, MM, politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang ini bisa menambah sejuk suasana kota. Dengan membuat taman baru dan mengatur pedagang kaki lima, yang biasanya sekitaran stasiun macet kini terlihat longgar dan sangat luas. Dan taman dipercantik, sehingga membuat pemandangan lebih sedap dipandang.

Guna menambah area Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi sekitar 30 persen dari total luas wilayah Kota Malang, pihak Pemerintah Kota Malang bisa memanfaatkan beberapa area seperti halnya kawasan bantaran sungai serta kawasan rel kereta api.
Menurut anggota Komisi B DPRD Kota Malang ini,  hal tersebut merupakan masukan yang bagus dan bisa dilaksanakan oleh Pemkot Malang, sehingga kota ini bisa lebih sejuk dan nyaman.
“Yang perlu dilakukan oleh Pemkot Malang adalah memperjelas kedua kawasan tersebut, yaitu dibawah naungan Pemprov Jatim atau tidak. Koordinasi dengan pihak terkait bisa segera dilakukan, sehingga pemanfaatannya bisa dimaksimalkan,” papar penggemar futsal ini.
Bambang melanjutkan, meski kawasan bantaran sungai dan area rel kereta api milik Pemprov Jatim misalnya, Pemkot Malang tetap mempunyai tanggung jawab dalam pengelolaan serta perawatan dan pemanfaatannya. “Jangan sampai di kedua kawasan itu dimanfaatkan untuk hal-hal yang kurang berguna,” tegasnya.
Jika hal itu terjadi maka Pemkot Malang bisa mengajukan keberatan kepada Pemprov Jatim. “Selama ini area bantaran sungai dan kawasan rel kereta api pemanfaatannya kurang maksimal, sehingga terkesan kumuh serta tidak enak dipandang. Kalau kita bisa memanfaatkannya untuk kawasan RTH, pasti bisa,” pungkasnya.
Selain getol memperjuangkan kawasan terbuka untuk Kota Malang yang lebih luas lagi, Bambang Sutiyoso juga memiliki aktifitas yang sekarang memang lagi ngetrend, yaitu futsal, sepak bola dalam ruangan. Futsal dilakukan tidak dengan para pajabat namun bersama warga kampung-kampung di seluruh wilayah Kecamatan Lowokwaru.
Bambang Triyoso mengatakan bahwa, dengan bermain futsal dia bisa lebih dekat dengan masyarakat. Khususnya generasi muda yang ada di setiap kelurahan di Kecamatan Lowokwaru.
Tentunya, waktu untuk futsal bukan pada jam-jam kerja melayani masyarakat sebagai anggota dewan, namun, hari-hari libu atau hari Minggu. Setiap minggu pagi jam 7 sampai jam 9, Bambang Triyoso menyempatkan diri untuk bergabung bermain futsal bersama mereka di Lapangan Futsal RRI Malang.
Kegiatan futsal membuat saya bisa lebih dekat dengan generasi muda. Selain membuat badan lebih sehat, futsal juga menghindarkan kita dari aktivitas buruk generasi muda. Kita bergerak ngga cuma politik saja, tapi juga olahraga“, sambut Bambang Triyoso.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...