Ya’qud Ananda Qudban, Terus Ajak Tingkatkan Pendidikan Politik Perempuan

Pendidikan politik, khususnya bagi kaum perempuan di Indonesia, khususnya di Kota Malang, Jawa Timur dinilai masih rendah. Penilaian tersebut diungkapkan Ketua Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI), Ya’qud Ananda Gudban, yang juga ketua Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Malang.

“Apresiasi politik kaum perempuan khususnya di Kota Malang masih belum seperti yang diharapkan. Mereka cenderung apatis. Bahkan tidak mau tahu soal perpolitikan,” paparnya.

Sebagai indikasinya, dia menunjukkan kondisi perpolitikan kaum perempuan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 lalu. Menurut dia, politik ‘meminta’ ikut berpatisiapasi pada ajang Pileg itu masih terjadi. Kondisi semacam itu dikatakan justru didominasi kaum perempuan.

Menurut Nanda, sapaan akrab wanita berjilbab ini, pada zaman sekarang ini sudah tidak pas lagi berbicara mengenai perbedaan antara laki-laki dan perempuan di bidang politik. “Sekarang lebih tepatnya membahas bagaimana menghasilkan kualitas yang baik antara keduanya,” tandas Nanda yang menjadi anggota Fraksi GND DPRD Kota Malang ini.

Maka itu, pada momen peringatan hari Kartini ini dia berharap bisa memberikan inspirasi bagi kaum perempuan. Sehingga bisa menjadikan kehidupan berpolitik yang baik bagi kaum perempuan.

“R.A Kartini berjuang di zaman yang lebih berat, tidak hanya bidang politik. Semua lini persamaan dibuka dan diperjuangkan oleh Kartini. Karena itu, kaum perempuan harus bangkit. Tidak boleh hanya menerima begitu saja apa adanya,” tutur Nanda.

Di sisi lain dia juga berharap peluang dan kesempatan pada kaum perempuan dibuka selebar-lebarnya. Kaum Adam diminta agar tidak menghalang-halangi apalagi mempersempit kiprah kaum perempuan, termasuk dalam dunia perpolitikan di Indonesia.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...