Suprapto, Mediasi Pedagang Pasar

Pasar adalah pusat perekonomian rakyat, sehingga dibutuhkan kestabilan agar tidak bergejolak. Apabila bergejolak, maka dampaknya sangat besar, selain pedagang namun juga pembeli di pusat perekonomian tersebut. Adalah Suprapto SH, politisi dari PDI Perjuangan Kedungkandang ini berusaha menjadi mediator antara pedagang Pasar Induk Gadang (PIG) dengan pengembang yang masih belum melakukan sosialisasi pembangunan pasar yang baru.

Menurut Suprapto, pembangunan Pasar Induk Gadang yang dilakukan sesuai SPMK yang dikeluarkan Dinas Pasar selesai tahun depan 2015, “Kalau sudah berjalan 6 bulan sejak start bulan Desember 2013 kenapa masih buat titik tiang pancang? Mana fisik bangunannya kok belum kelihatan? Makanya kami akan sidak ke sana agar tahu kapan terlihat bangunannya dan perlu kami tanyakan sudah ada pemasaran kios atau bedak yang diluar areal milik pedagang yang punya KTA. Yakni gerai elektronik, fashion dan tanaman hias,” kata Anggota Komisi C DPRD Kota Malang Suprapto heran.
Lanjut politisi asal PDIP tersebut mengaku mendapat laporan dari pedagang yang mengklaim sudah lama berdagang tapi tak mendapat sosialisasi soal pembangunan pasar Induk gadang. “Yang dikeluhkan Arohim itu kenapa kok disuruh bayar pengganti kualitas bangunan? Kok di Pasar Dinoyo dan Blimbing tidak?, ya kami jelaskan intinya bukan investasi selanjutnya silakan tanya pengembang atau PT Patrah Berkah Idqoni (PBI) yang sosialisasi biar mereka nyaman,” paparnya tegas.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...