Keluar Penjara, Pemuda Cabul Ulangi Cabuli Remaja

Anditya Andreas (23) warga Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jatim, yang baru saja keluar dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Lowokwaru, Kota Malang, Januari 2016 yang lalu, kembali berulah, kembali mencabuli gadis dibawah umur tetanganya sendiri.

Pemuda yang semula diganjar hukuman 3,5 tahun penjara karena perbuatan cabul sebelumnya itu mencabuli secara paksa gadis berinisial BT (15) warga Kromengan, Kabupaten Malang.

Menurut Iptu Sutiyo,  Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Reskrim Polres Malang
“Entah karena sudah keblinger atau bagaimana kok tidak kapok (jera) mengulangi perbuatan mesumnya pada gadis lain yang masih anak-anak''ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka mantan narapidana pencabulan itu, ia berhasil membujuk korban untuk diajak ke rumahnya di Sumberpucung dan kemudian dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya berulang-ulang.

“Korban tidak berani berontak karena diancam dengan kekerasan. Korban yang dipaksa menyerahkan keperawanannya itu harus melayani nafu bejat tersangka sebanyak tiga kali,” jelas Iptu Sutiyo.

“Tersangka yang eks napi kasus pencabulan itu kita tangkap, dan dia mengakui perbuatannya dengan alasan sudah lama tidak melampiaskan nafsu birahinya selama berada di dalam Lapas Lowokwaru,”  papar Sutiyo.

Atas perbuatanya, Anditya Andreas harus kembali masuk sel tahanan dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Residivis kasus asusila itu dijerat dengan pelanggaran Pasal 81 dan 82 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...