Fire Hydrant Tidak Berfungsi, Pemadaman Pasar Besar Terhambat




MALANG NEWS - Upaya petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api di Pasar Besar Malang yang terbakar Kamis 26 Mei 2016 terhambat. Pasalnya jaringan system pemadam kebakaran Pasar Besar Malang mengalami masalah, air untuk pemadam tidak mengalir. Kebakaran yang terjadi sejak pukul 03.00 WIB sampai siang hari belum mampu dipadamkan oleh sekitar 50 petugas pemadam kebakaran Kota Malang. Jaringan hydrant di kawasan Pasar Besar tidak berfungsi. Petugas terpaksa beberapa kali mengambil air hydrant di Jl Gatot Subroto yang letaknya sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran.

Pasar Besar Terbakar, Pedagang Panik







MALANG NEWS - Pasar Besar Kota terbakar yang membuat para pedagangnya panik untuk menyelamatkan barang dagangannya, Kamis 26 Mei 2016, sejak pukul 03.00 WIB. Kebakaran berasal dari sisi timur pasar, sampai siang hari masih belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran. Seluruh mobil pemadam kebakaran pemerintah Kota Malang bahkan Kabupaten Malang juga diterjunkan untuk membantu pemadaman.

Pasukan Kungkuk Sambangi Pengunjung CFD

Pasukan kungkuk mempromosikan event Kungkuk NetScape kepada pengunjung CFD Ijen.

MALANGNEWS - Menjelang pelaksanaan Lomba Foto Kungkuk NetScape, panitia yang dimotori Issue Solver event management menggelar publikasi kegiatan di Car Free Day (CFD) Ijen Kota Malang. Sejak pukul 07.00 panitia Kungkuk NetScape membagikan brosur kepada pengunjung CFD.

Tujuh orang panitia yang terlibat pada kegiatan ini awalnya menyebar dari seluruh penjuru lokasi hingga berkumpul di titik paling ramai CFD, tepat di depan gereja Katedral di Jl. Ijen Kota Malang. Kegiatan berlanjut dengan ketujuh panitia dengan serentak berjalan menuju arah utara dan kembali membagikan brosur kepada pengunjung.

Melalui pengamatan MalangNews di lokasi, kegiatan unik ini menarik perhatian beberapa pengunjung, salah satunya adalah Dewi, mahasiswa Universitas Islam Negeri Malang ini menuturkan penasaran dengan aksi yang dilakukan panitia Kungkuk NetScape "Saya tadi melihat ada mbak – mbak pakai kaos merah di depan museum, eh barusan lihat lagi tapi sekarang ada tujuh orang. Kayaknya lagi bagi – bagi brosur, saya sih penasaran, sepertinya ada info yang menarik" tuturnya kepada  MalangNews.

Lebih lanjut, panitia menjelaskan melalui kegiatan ini diharapkan informasi lomba foto Kungkuk NetScape dapat diterima lebih baik oleh masyarakat. "Kami harap ini bisa memberikan informasi lebih kepada masyarakat tentang lomba foto Kungkuk NetScape" ucap Puguh Pramono.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 09.30 ini diharapkan bisa menambah jangkauan informasi terkait lomba foto Kungkuk NetScape serta meningkatkan popularitas kampung wisata kungkuk di masyarakat, terutama warga Kota Malang.

Hadapi Musim Liburan Dengan Lomba Foto

Karnaval dalam rangka bersih desa di dusun Kungkuk, Desa Punten, Kec. Bumiaji - Kota Batu.
MALANGNEWS - Menyambut musim libur sekolah yang berlangsung sejak awal juni 2016, kampung wisata kungkuk kembali menggelar kegiatan. Untuk kali ini kegiatan dengan tema Kungkuk NetScape, pengelola kampung wisata kungkuk bekerjasama dengan Issue Solver sebagai event management.

Kungkuk NetScape merupakan lomba foto dengan latar kampung wisata kungkuk dan berlangsung sejak 23 Mei 2016 hingga 06 Juni 2016. Tidak ada batasan usia untuk para pesertanya, hanya saja lomba foto ini dikhususkan untuk pengguna instagram.

"Kali ini kita mengkhususkan untuk pengguna instagram. Harapannya adalah foto – foto hasil lomba dapat menjadi viral di media sosial, sekaligus sebagai ajang untuk memperkenalkan keberadaan kampung wisata kungkuk dan potensinya" tutur Puguh Pramono Ketua Tim Issue Solver.

Secara teknis, pengguna hanya perlu posting foto dengan latar kampung wisata kungkuk, atau saat berwisata di tempat tersebut. Lalu tag instagram @KampungWisataKungkuk dan memberikan hashtag (tanda pagar) #KungkukNetScape #KampungWisataKungkuk pada keterangan foto.

Sementara itu Suwito, koordinator kampung wisata kungkuk menegaskan, bahwa kegiatan kali ini bertujuan untuk meningkatkan pengunjung dan memperkenalkan kampung wisata kungkuk pada masyarakat.

"Sebagian besar pengunjung kampung wisata kungkuk bukan orang Kota Batu atau Kota Malang. Dan melalui kegiatan ini kita harap orang sekitar seperti masyarakat Kota Malang dan sekitarnya dapat mengenal dan datang kesini." Ungkap Suwito saat ditemui MalangNews dirumahnya.

Pada lomba Kungkuk NetScape kali ini akan diambil juara pertama, kedua dan ketiga. Masing – masing pemenang mendapat hadiah uang tunai, pulsa, sovenir, dan paket wisata dengan total hadiah jutaan rupiah.

Jika anda suka berwisata alam, kampung wisata kungkuk bisa menjadi pilihan terbaik dan untuk informasi Kungkuk NetScape Photo Contest, anda dapat mengunjungi instagram @KampungWisataKungkuk.

Kena Kartu Merah, Hendro Siswanto Minta Maaf



MALANG NEWS - Hendro Siswanto, pemain gelandang bertahan Arema Cronus meminta maaf kepada tim dan aremania karena kartu merah, dalam lanjutan pertandingan Torabika Soccer Championship saat melawan Madura United di Gelora Bangkalan Madura, Jumat 6 Mei 2016. Sehingga Arema Cronus harus bermain dengan 10 pemain. Meski hasil terakhir pertandingan imbang 0-0.

Sepuluh Pemain, Arema Cronus Mampu menahan Imbang Madura United





 MALANG NEWS - Arema Cronus mampu menahan imbang Madura United 0 - 0 dalam lanjutan Torabika Soccer Championship di Stadion Gelora Bangkalan Madura, Jumat 6 Mei 2016. Meski Arema Cronus hanya bermain dengan 10 pemain, namun mereka mampu mengimbangi permainan Madura United. Hendro Siswanto harus keluar lapangan karena sudah mendapatkan kartu merah kuning kedua dalam pertandingan ini.

Rem Blong, Crane Masuk Sungai, Warga Sumber Pucung Tewas



MALANG NEWS - Nasib naas dialami oleh Surip warga Sumber Pucung Kabupaten Malang, karena rem blong kendaraan yang dikendarai meninggal dunia karena masuk ke dalam sungai di depan Kebun Raya Purwodadi Kabupaten Pasuruan, Selasa malam (3/Mei/2016). Akibat kedaraan crane yang dikendarai SUrip ini jatuh ke dalam sungai arus lalu lintas dari Malang ke Surabaya dan sebaliknya sampai siang Rabu 4/Mei/2016) sangat padat.  Kepadatan ini karena pengguna jalan melihat evakuasi crane yag masuk ke dalam sungai. Sehingga jalur sangat padat sampai beberapa kilo meter dari kedua arah.

Warga Madyopuro Gugat Walikota Malang


MALANG NEWS - Puluhan warga Madyopuro, Kota Malang, yang berada di wilayah pembangunan Jalan Tol Pandaan - Malang, menggungat Walikota Malang, serta dua Kementrian, karena dinilai tak memenuhi azas kesejahteraan.

Kuasa Hukum warga Madyopuro, Sumardhan SH menjelaskan, pemerintah dalam menentukan ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jalan Tol Pandaan - Malang, dinilai warga tidak layak.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...