Malang News

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Error
  • Error loading feed data.
BERANDA BISNIS FINANSIAL

Penukaran UPK di BI Naik 10 Persen

MALANG- Kantor BanK Indonesia (KBI) Malang yang ada di jalan Merdeka Utara nomor 7 terus menjadi tujuan masyarakat yang ingin menukarkan uang pecahan kecil (UPK) untuk keperluan lebaran 2011. Selama masa bulan puasa Ramadhan ini diprediksi transaksi penukaran uang akan naik 10 persen dari tahun sebelumnya atau sebesar Rp 974,5 miliar. Dari angka tersebut sebesar Rp 132 miliar dilakukan di loket Bank Indonesia.


Add a comment
Read more...
 

PT BEI Tergiur Potensi Industri Malang Raya

altMALANG – Lemahnya investasi lokal di pasar modal membuat PT. Bursa Efek Indonesia (BEI)  getol bersosialisasi. Pasalnya hingga saat ini bursa efek masih didominasi oleh kalangan asing, sementara potensi lokal masih belum tergarap secara optimal.   

Divisi Riset PT. BEI, Edison Hulu, mengatakan jumlah investor tersebut masih jauh di bawah dengan jumlah investor di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.


Add a comment
Read more...
 

Saham Bank dan Konsumsi Bagus Sesi Awal Pekan

JAKARTA - Pada perdagangan Senin (18/7), bursa saham Indonesia diperkirakan akan melanjutkan penguatan. Saham konsumsi dan perbankan bisa jadi pilihan.

Analis Samuel Sekuritas M Alfatih mengatakan, IHSG hari ini masih berpotensi besar untuk melanjutkan apresiasi, “Meskipun sentimen global yang masih berisiko membuat IHSG berfluktuasi,” katanya.

Menurutnya, penempatan investasi negara-negara besar di Eropa yang relatif besar ke PIGScountry (Portugal, Irlandia, Yunani dan Spanyol) menjadi fokus global. “Terutama karena negara-negara tersebut kini bermasalah dengan penurunan rating akibat melemahnya kemampuanbayar utang,” paparnya.

Risiko gagal bayar utang ini membuat indeks dolar AS terus naik, yang artinya mata uang AS ini cenderung menguat. Namun, rupiah masih bisa melanjutkan apresiasi,sehingga masih bisa mempertahankan inflasi Indonesia di kisaran rendah. “BImelihat apresiasi rupiah masih bisa membuat target inflasi akhir tahun 2011di5% (plus minus 1%) bisa tercapai,” imbuhnya.


Di tengah situasi ini, Alfatih melihat perusahaan dengan profit margin tinggi dan rasioutang rendah akan diuntungkan, seperti sektor perbankan dan konsumer. Apalagi kinerja keuangan emiten Indonesia semester pertama 2011 diperkirakan masih bagus.“Kebanyakan emiten masih akan mencatat pertumbuhan laba,” katanya.

Beberapa saham pilihan untuk trading buy adalah Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Demikian juga saham properti Alam Sutera Realty (ASRI) terkait ekspansi perluasan lahan, sehingga meningkatkan nilai landbank emiten. “ASRI akan terbitkan bond/obligasi sekitar 1 triliun, yang dimungkinkan dengan DER yang masih rendah,”

Sementara Yuganur Wijanarko dari HD Capital menilai, IHSG hari ini akan bergerak di support 3.996-3.910-3.820, serta resistan 4.050-4.125-4.200. Penutupan IHSG di atas all time high 4.023 dan dukungan dari Dow Jones yang masih positif di jalur hijau, membuka ruang untuk saham unggulan penggerak indeks yang terlupakan, namun secara fundamental punya prospek menarik,” ujarnya.

Beberapa saham pilihannya adalah Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Perusahaan Gas Negara (PGAS), Indofood Sukses Makmur (INDF) dan Astra International (ASII),”Rekomendasi beli untuk saham-saham ini,” tutupnya.

Pada perdagangan Jumat (15/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 25,567 poin (0,64%) ke level 4.023,20, dengan intraday tertinggi di 4.024,02 dan terendah di 3.989,73.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 4,046 miliar lembar saham, senilai Rp 4,368 triliun dan frekuensi 115,596 kali.

Sebanyak 121 saham naik, 98 saham turun, dan 90 saham stagnan. Asing mendukung penguatan bursa, dengan mencatat nilai transaksi belibersih (net foreign buy) sebesar Rp213 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli mencapai Rp1,698 triliun dan transaksi jual sebesar Rp1,484 triliun.**

 


Add a comment
 

Besok, Ridha Mundur sebagaii Dirut BII

YOGYAKARTA - Pengunduran diri Dirut Bank International Indonesia Tbk (BNII), Ridha Wirakusumah, akan efektif pada Selasa (19/7/2011) besok.
"Saya menyatakan berhenti menjadi Presiden Direktur BII untuk kembali atau bergabung kembali dengan keluarga di luar negeri," kata Ridha dalam kesempatan BII Journalist Training and Gathering 2011 di Yogyakarta yang dikutip dari Antara, Sabtu.


Add a comment
Read more...
 

Bakrie Brother's Siapkan 4,7 T untuk Lunasi Utang

JAKARTA - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akan melunasi utang Rp 4,7 triliun, yang jatuh tempo di Februari 2012. Opsi pelunasan telah disiapkan perseroan, diantaranya pembayaran tunai, debt to asset settlement, atau menerbitkan obligasi.

Menurut Direktur Keuangan BNBR Eddy Soeparno, belum menentukan skema pelunasan utang tersebut. Bisa saja terjadi kombinasi diantaranya.

Ia menjelaskan, utang Rp 4,7 triliun merupakan bagian dari pinjaman sindikasi Credit Suisse untuk transaksi jual beli saham BUMI milik BNBR kepada Vallar.

Saat ini manajemen tengah intensif berbicara dengan beberapa kreditur yang selama ini bekerja sama dengan BNBR. Perseroan pun telah menunjuk satu koordinator kreditur dalam negosiasi ini.

Namun Eddy tidak menjelaskan rinci koordinator kreditur tersebut. Yang jelas, pelunasan utang diharapkan tuntas pada triwulan III-2011.

"Mudah-mudahan kuartal III sudah final. Kita nego terus, kita ada koordinator. Opsinya debt buyback atau debt to asset settlement," tutur Eddy usai penyelenggaraan RUPS Tahunan dan Luar Biasa di Jakarta, Rabu (15/6/2011).

Opsi debt to asset settlement berupa penjualan aset milik BNBR di anak usaha mereka.

"Nanti debt to asset settlement dalam bentuk saham. Aset yang dijual dari Pipa (PT Bakrie Pipe Industries). Kita bicara dengan (investor) India, Amerika latin juga Amerika Serikat," tegasnya.**


Add a comment
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 2