Malang News

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Error
  • Error loading feed data.
BERANDA PENDIDIKAN



SD Sumberkerto 01 Numpang di Rumah Warga

User Rating: / 1
PoorBest 

malangnews.com – Proses belajar mengajar di SDN Sumberkerto 01, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang sangat menyedihkan. Sekolah negeri yang dibiayai APBD ini kekurangan ruang kelas sehingga proses belajar mengajar harus numpang di rumah warga.


Add a comment
Read more...
 

Concorde Seleksi Mahasiswa Pariwisata Unmer

MALANG - Puluhan mahasiswa Program Pariwisata Universitas Merdeka (Unmer) Malang berkompetisi untuk memperebutkan tiket ke Malaysia. Mereka mendapatkan kesempatan mengikuti job training di Concorde Group, sebuah perusahaan besar di Negeri Jiran tersebut.

Add a comment
Read more...
 

Kasus Yoga-Yogi akan Dilaporkan Mendiknas

MALANG - Kasus pengusiran Yoga Prakoso-Yogi Prakoso masih belum berakhir. Meskipun dua anak kembar itu saat ini sudah pindah dari SDN Sitirejo 04, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, tidak berarti permasalah telah selesai.

Orangtua dua murid kembar itu, Ny Lilis Setyowati saat ini berencana akan menemui Mendiknas, Ir M Nuh untuk melaporkan peristiwa pengusiran tersebut. Kepada Mendiknas, ia akan meminta agar Kepala Sekolah (Kasek) SDN Sitirejo 04 Wagir, Drs Imam Shodiqi bisa diberi sanksi tegas atas tindakannya bersama para guru dan komite sekolah mengusir Yoga-Yogi.


Add a comment
Read more...
 

1000 Anak Minum Susu di Alun-Alun Batu

BATU - Ribuan anak-anak mengikuti upacara peringatan Hari Anak di Alun-alun Kota Batu, Kamis (21/7/2011).  Selain upacara, anak-anak itu menampilkan tarian kupu-kupu dengan melibatkan sekitar 400 penari anak-anak.

Uniknya, dalam upacara peringatan itu, petugas upacaranya adalah anak-anak sendiri. Mereka terdiri dari siswa SD Se-Kota Batu, TK, dan anak-anak PAUD.

Setelah upacara selesai, dilanjutkan dengan minum 1.000 susu bersama Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko. Ada juga karnaval dokar emas, hasil dari kreativitas anak-anak itu sendiri.

Dengan pakaian kupu-kupu berwarna kuning lengkap dengan sayap kupu-kupu, anak-anak itu menari dan memutari alun-alun bak kupu-kupu sungguhan. Aksi mereka berhasil memukau masyarakat sekitar. Sedangkan peserta upacara memakai baju batik khas Kota Batu. Saat itu, Alun-alun Kota Batu bak taman kupu-kupu.

Dalam sambutannya, Eddy Rumpoko mengatakan anak-anak harus cerdas agar bisa menjadi pemimpin di negeri ini. Ia juga minta, agar anak-anak selalu didampingi orangtua, baik dalam belajar atau bergaul. “Saya yakin, anak-anak yang cerdas akan membawa bangsa ini ke jalan yang lebih baik. Untuk itu dibutuhkan orangtua yang cerdas pula,” ujarnya.

Setelah menikmati seribu susu, anak-anak diajak Eddy naik ferriswell atau bianglala gratis. “Setelah ini, mari kita naik bianglala. Semua gratis,” ujarnya disambut riuh gembira. Dalam sekejap, anak-anak berdesakkan antre naik ke bianglala itu. Selain anak-anak, seluruh pengunjung alun-alun juga bebas naik permainan itu.

Anak-anak sangat senang bisa naik bianglala secara gratis. Febriyanti, siswa SDN 5 Sisir mengaku senang. “Ini kedua kalinya saya naik bianglala,” akunya.

Dalam acara itu, dimanfaatkan masyarakat setempat dengan mengadakan bazar makanan tradisional.

Suharti, pedagang asal Ngaglik, Kota Batu terlihat sangat repot melayani pembeli. “Saya menjual makanan-makanan tradisional dan produk asli khas Batu seperti kerupuk susu, keripik apel, dan banyak lainnya,” katanya.**


Add a comment
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 9